KABUPATEN KETAPANG
BorneoKita.co.id, Ketapang.- Ratusan atlet tenis meja dari Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara berkompetisi dalam Kejuaraan Tenis Meja PTM BSC (Borneo Stars Champion) yang berlangsung pada 22-23 Februari 2025 di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sukaharja, Ketapang.
Turnamen ini mempertandingkan dua kategori utama, yaitu kategori pelajar untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, serta kategori umum yang terbuka bagi seluruh pencinta tenis meja. Antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini terlihat dari jumlah peserta yang cukup tinggi, dengan 65 atlet di kategori pelajar dan 100 atlet di kategori umum.
Ketua PTM BSC, Nurhuda, mengungkapkan bahwa tenis meja semakin diminati masyarakat Ketapang.
"Minat terhadap tenis meja di daerah ini sangat tinggi. Kami berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet lokal," ujarnya.
Nurhuda juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya turnamen ini.
"Terima kasih kepada para donatur, seperti Haji Didi, Berkah Roby, dan NJA Manis Mata. Insya Allah, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan," tambahnya.
Kejuaraan ini juga mendapat perhatian dari Ketua KONI Ketapang periode 2025-2029, Theo Bernadhi, yang turut hadir memberikan dukungan bagi kemajuan olahraga di daerah tersebut.
"Tenis meja merupakan salah satu olahraga favorit di Ketapang dan telah mencatat prestasi di tingkat provinsi, termasuk menyumbangkan medali pada Porprov 2022," kata Theo.
Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan tenis meja, Theo menegaskan bahwa dalam waktu dekat, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Ketapang akan memiliki gedung latihan sendiri.
"Keberadaan fasilitas latihan sangat penting untuk pembinaan atlet. Kami menargetkan gedung ini dapat mulai digunakan tahun depan," pungkasnya.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencetak atlet tenis meja berbakat dari Ketapang yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. (Red)