Pontianak, Kalimantan Barat

Borneokita.co.id. sejak 2024

KALIMANTAN BARAT

Krisantus Kurniawan Didukung Pimpin PBVSI Kalbar, Siap Bawa Perubahan Besar

BorneoKita.co.id, Pontianak.- Sejumlah tokoh bola voli dan pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, pada 18 Juli di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan hangat, dengan tujuan membahas arah kebijakan organisasi serta pembinaan olahraga bola voli di wilayah tersebut.


Hadir dalam audiensi ini perwakilan dari sepuluh daerah, yakni Ketapang, Sambas, Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Sekadau, Sanggau, Sintang, Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Pertemuan ini dipimpin oleh Uti Royden Top, Ketua Umum PBVSI Ketapang sekaligus koordinator rombongan.


Dalam pertemuan tersebut, dibahas perlunya pergantian kepemimpinan di tubuh PBVSI Kalbar. Uti menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja pengurus saat ini penting dilakukan, mengingat masa jabatan Ketua Umum Pengprov PBVSI Kalbar, Drs. H. Irwan, M.Si, sudah mendekati akhir. Beberapa persoalan yang disoroti adalah tidak terlaksananya rapat kerja daerah sebagaimana diamanatkan AD/ART organisasi, lemahnya transparansi keuangan, serta minimnya dukungan provinsi terhadap pengiriman atlet daerah ke berbagai event.


Permasalahan lain yang mencuat adalah stagnasi pembinaan atlet dan tidak berjalannya program secara sistematis, sehingga sulit melahirkan talenta muda berprestasi. Kepala Bidang Prestasi PBVSI Kalbar, Jarot, turut menambahkan bahwa lemahnya perencanaan program kerja serta belum dilantiknya kepengurusan baru turut memperparah kondisi organisasi.


Sebagai solusi, para insan voli dan pengurus PBVSI kabupaten/kota menyepakati perlunya sosok pemimpin baru yang mampu membawa perubahan secara terbuka, kolaboratif, dan profesional. Dalam hal ini, mereka mengusulkan Krisantus Kurniawan untuk memimpin PBVSI Kalbar.


Dukungan terhadap pencalonan Krisantus juga datang dari Ketua Umum PBVSI Kota Pontianak, Beby Nailufa, yang menyoroti komitmen dan kepedulian Wakil Gubernur dalam pengembangan olahraga di daerah. Merespons aspirasi tersebut, Krisantus menyatakan kesiapannya untuk menerima amanah dan membawa pembaruan dalam tubuh organisasi.


Di luar forum audiensi, sejumlah Ketua Pengkab PBVSI memberikan klarifikasi terkait isu adanya surat dukungan kepada calon lain. Mereka menegaskan tidak pernah menandatangani dokumen semacam itu. Meski diakui ada beberapa Pengkab yang mengeluarkan surat dukungan kepada kandidat lain, prosesnya dianggap tidak sesuai dengan ketentuan AD/ART PBVSI, sehingga keabsahannya dipertanyakan. (BK.red)