KABUPATEN KETAPANG
BorneoKita.co.id, Ketapang.- Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Perumda Tirta Pawan kembali mendapat sorotan. Pasalnya, dalam satu bulan terakhir, banyak pelanggan mengeluhkan air ledeng yang tidak mengalir. Keluhan ini datang dari berbagai kawasan di Kabupaten Ketapang, yang merasakan dampak buruk dari terganggunya layanan air bersih.
Meskipun sejumlah pelanggan telah menyampaikan keluhan secara langsung ke kantor PDAM, hingga kini belum ada solusi yang diberikan oleh perusahaan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
"Di seluruh Perumahan BTN Sukaharja Indah Satu, air ledeng tidak mengalir sama sekali. Bagaimana pelayanan PDAM ini?" ujar salah seorang warga melalui pesan WhatsApp, baru-baru ini.
Ia menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan mendasar, sementara pelanggan tetap diwajibkan membayar tagihan setiap bulan, meskipun layanan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
"Tolong jangan selalu beralasan mesin rusak. Kalau memang rusak, seharusnya seluruh pelanggan di Ketapang mengalami hal yang sama. Sebagai penyedia layanan publik, kepuasan pelanggan harus menjadi prioritas utama," tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga BTN Palm Vista 2, yang mengaku sudah hampir tiga bulan tidak mendapatkan pasokan air, meskipun telah mencoba menyedotnya menggunakan mesin pompa.
"Kurang lebih tiga bulan air di rumah saya tidak mengalir. Bahkan, ketika saya gunakan mesin pompa, air tetap tidak keluar sama sekali," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi mengenai permasalahan ini, Direktur PDAM Perumda Tirta Pawan Ketapang, L. Yudi Harto Joko Saptono, tidak memberikan tanggapan atau penjelasan kepada wartawan.
Hingga kini, pelanggan masih menunggu respons serta langkah konkret dari pihak PDAM untuk mengatasi permasalahan ini. Warga berharap adanya perbaikan layanan agar kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi tanpa kendala.