KABUPATEN KETAPANG
BorneoKita.co.id. Ketapang .- Pemerintah Kabupaten Ketapang melaksanakan serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati pada Senin pagi, 3 Maret 2025, yang berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Ketapang.
Acara ini menandai pergantian kepemimpinan, di mana jabatan Bupati diserahkan oleh Martin Rantan, SH., M.Sos, yang menjabat Bupati Ketapang selama periode 2016-2025, kepada Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, yang akan memimpin Kabupaten Ketapang hingga 2030. Begitu pula, jabatan Wakil Bupati diserahkan dari H. Farhan, SE., M.Si, yang menjabat pada periode 2021-2025, kepada Jamhuri Amir, SH, yang akan mendampingi Bupati hingga 2030.
Acara serah terima ini disaksikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Natalia Karyawati, ME, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, anggota DPRD, OPD, ASN, dan sejumlah tokoh masyarakat yang turut serta memberikan dukungan.
Bupati Ketapang yang baru terpilih, Alexander Wilyo, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Martin Rantan dan H. Farhan atas pengabdian mereka yang telah berakhir pada periode sebelumnya. Ia menganggap kehadiran mereka dalam acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinannya untuk periode 2025-2030. "Kehadiran mereka hari ini adalah wujud dukungan moral terhadap kepemimpinan kami yang baru," ujar Bupati Alexander.
Bupati Alexander juga mengungkapkan kegembiraannya untuk segera memulai tugasnya bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir. Ia menyatakan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati sudah siap bekerja dengan sepenuh hati untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Ketapang. Untuk menegaskan komitmen mereka, keduanya mengenakan pakaian sipil harian lengkap. "Ini menunjukkan kesiapan kami untuk bekerja keras demi kemajuan Kabupaten Ketapang," lanjutnya.
Bupati juga mengungkapkan harapannya agar acara seremonial ini segera selesai, sehingga ia bisa langsung fokus untuk mewujudkan program-program yang akan membawa Kabupaten Ketapang menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkembang. Ia pun mengingatkan bahwa kemenangan mereka dalam Pilkada bukanlah karena kehebatan pribadi, melainkan karena anugerah Tuhan dan dukungan penuh dari masyarakat. "Kami terpilih bukan karena kami hebat, tetapi ini adalah mukjizat Tuhan dan dukungan luar biasa dari masyarakat Ketapang," ungkap Bupati.
Bupati pun meminta dukungan semua pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ketapang. Ia menekankan pentingnya persatuan dan mengatakan bahwa saatnya untuk menghapus perbedaan dukungan politik dan bergerak bersama untuk kemajuan Ketapang. "Mari kita satukan langkah, tanpa ada lagi perbedaan, dan bangun Ketapang bersama-sama," serunya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak Forkopimda, jajaran Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Ketapang yang lebih maju dan mandiri. "Terima kasih kepada Pak Martin dan Pak Farhan atas dedikasi dan kontribusi mereka untuk Ketapang. Kami akan melanjutkan legasi baik yang telah mereka tinggalkan," tutup Bupati Alexander. (BK. Red)