Festival UMKM Balikpapan Barat 2026: Tingkatkan Legalitas dan Daya Saing Pelaku Usaha
Terbaru
- Festival UMKM Balikpapan Barat 2026: Tingkatkan Legalitas dan Daya Saing Pelaku Usaha
- Hardiknas 2026: DPRD Samarinda Soroti Kesenjangan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru”
- Porprov VIII Paser 2026, KONI Kaltim Bahas Kesiapan Teknis dan Organisasi
- Kebakaran Kapal Pengangkut BBM di Sungai Pawan, Satu Selamat, Empat Luka, Satu Meninggal Dunia
- May Day 2026, Maknai Hari Buruh Internasional untuk Kesejahteraan Pekerja.
Borneokita.co.id, BALIKPAPAN — Antusiasme pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Balikpapan Barat terlihat sangat tinggi saat mereka mengikuti Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan.
Acara yang berlangsung di Gedung Olahraga Baru Ulu ini menjadi penutup rangkaian roadshow festival di enam kecamatan di Kota Balikpapan. Sebanyak 116 pelaku usaha dari Balikpapan Barat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus legalitas usaha serta mendapatkan berbagai layanan pendampingan bisnis.
Ketua Forum UMKM Balikpapan Barat, Ayu Rizki, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha kecil untuk melengkapi izin usaha sekaligus memahami pentingnya memiliki legalitas usaha.
“Forum UMKM Balikpapan Barat kini memiliki 100 anggota, dan hampir setengahnya sudah memiliki izin serta legalitas lengkap. Acara ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM di Balikpapan Barat,” kata Ayu pada Selasa (5/5/2026).
Ia berharap seluruh UMKM di wilayah tersebut dapat melengkapi legalitas mereka sehingga lebih siap bersaing dan mengembangkan pasar. “Kami berharap semua UMKM bisa lengkap legalitasnya dan siap bersaing dengan pelaku usaha lain,” tambahnya.
Selama festival, para pelaku usaha mendapat berbagai layanan seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI), izin keamanan pangan seperti PIRT dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), serta pemeriksaan kesehatan.
Kepala Bidang Industri Kecil Menengah (IKM) DKUMKMP Balikpapan, Fenti Khastutie, menjelaskan bahwa festival ini merupakan upaya pemerintah untuk mendukung perkembangan UMKM lokal sekaligus memberikan perlindungan hukum.
“Festival ini dirancang agar pelaku usaha dapat memperoleh layanan dengan mudah dan cepat di wilayah masing-masing. Harapannya UMKM bisa berkembang dan naik kelas,” jelas Fenti.
Sementara itu, Lurah Baru Ulu, Abas, mengapresiasi tingginya partisipasi pelaku UMKM di wilayahnya. Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di Balikpapan Barat.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk lebih memahami pentingnya legalitas usaha. Usaha yang legal dan tertata tentu memiliki peluang berkembang lebih besar,” ujar Abas.
Ia berharap para pelaku UMKM di Kelurahan Baru Ulu terus meningkatkan kualitas produk dan memanfaatkan berbagai program pembinaan pemerintah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui festival ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap UMKM di Balikpapan Barat dapat berkembang menjadi usaha yang mandiri, profesional, dan memiliki daya saing kuat baik di tingkat regional maupun nasional.(BK.Red)






