Pemkot Samarinda Siap Luncurkan AMDK Perumdam Tirta Kencana, Bidik Pasar Kalimantan hingga Nasional
Terbaru
- Pemkot Samarinda Siap Luncurkan AMDK Perumdam Tirta Kencana, Bidik Pasar Kalimantan hingga Nasional
- Anggaran Perjalanan Dinas Dua Sekretariat di Ketapang Jadi Sorotan, Nilainya Capai Rp16,2 Miliar
- Dituntut 14 Tahun Penjara, Terdakwa Kasus Pembunuhan di Balikpapan Minta Keringanan Hukuman
- Komitmen Harmoni Sosial, Pemkab Ketapang Alokasikan Dana Fasilitasi Adat Budaya Rp3,5 Miliar Tahun 2026.
- Pengelolaan Parkir RSUD Agoesdjam Ketapang Kembali Dipertanyakan
Borneokita.co.id, Samarinda .- Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) hasil produksi Perumdam Tirta Kencana Samarinda. Kehadiran produk tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tepian, tetapi juga diproyeksikan mampu bersaing di pasar Kalimantan Timur hingga luar daerah.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan seluruh proses perizinan untuk produksi AMDK telah selesai. Saat ini, pemerintah hanya tinggal menyelesaikan tahapan akhir sebelum peluncuran resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
"Insya Allah bulan depan, bulan ke-7, kita akan launching. Mulai dari kemasan kecil sampai galon," kata Andi Harun saat ditemui, Rabu (1/7/2026). Ia menjelaskan, pengembangan produk air minum kemasan tersebut merupakan bagian dari langkah Pemkot Samarinda dalam memperkuat kemandirian daerah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selama ini, kebutuhan air minum kemasan masyarakat masih didominasi produk dari perusahaan nasional maupun luar daerah.
Menurut Andi Harun, sudah saatnya Samarinda memiliki merek air minum sendiri yang mampu bersaing, baik dari sisi mutu maupun strategi pemasaran.
"Kita tidak selamanya bisa mengandalkan sumber-sumber kekuatan dari eksternal. Yang paling utama adalah mengandalkan kekuatan kita sendiri," ujarnya.
Produk AMDK itu merupakan hasil pengembangan usaha Perumdam Tirta Kencana yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan air bersih. Kini, perusahaan daerah tersebut melakukan diversifikasi bisnis dengan memasuki sektor air minum dalam kemasan.
Andi Harun bahkan menyebut kualitas air yang diproduksi Perumdam Tirta Kencana mampu bersaing, bahkan lebih baik dibandingkan sejumlah merek air mineral yang telah lama beredar di pasaran.
"Air ini sudah diuji. Kualitasnya lebih bagus dari beberapa air mineral kemasan yang biasa kita konsumsi," tuturnya. Ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan pengujian secara mandiri terhadap kualitas produk tersebut. "Ini terbuka. Silakan masyarakat boleh mengetes menggunakan alat uji apa saja terhadap kualitas air ini. Kami siap diuji," tegasnya.
Menurutnya, seluruh tahapan produksi telah memenuhi standar yang berlaku. Setelah proses perizinan yang sempat memakan waktu cukup lama akhirnya rampung, produksi massal kini siap dijalankan.
"Yang cukup lama kita tunggu adalah perizinannya. Sekarang semuanya sudah turun, sehingga kita sudah bisa memulai produksi secara penuh," katanya.
Sebelum dipasarkan secara luas, produk air minum kemasan tersebut telah digunakan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Samarinda sebagai bagian dari tahap uji coba.
"Kita beri uji coba dulu di acara-acara Pemerintah Kota. Setelah itu bulan depan kita launching secara resmi," ungkapnya. Andi Harun menegaskan, produk AMDK tersebut dipersiapkan sebagai salah satu produk unggulan daerah, bukan sekadar pelengkap lini usaha Perumdam Tirta Kencana. "Jadi ini bukan sekadar air kemasan biasa, tetapi air kemasan yang siap menembus pasar-pasar domestik," katanya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkot Samarinda juga tengah menyiapkan strategi pemasaran agar produk lokal tersebut mampu bersaing dengan berbagai merek nasional yang telah menguasai pasar.
"Saya sedang menyiapkan strategi marketing agar produk ini bisa menguasai pangsa pasar air minum kemasan. Targetnya bukan hanya di Samarinda, tetapi di seluruh wilayah Kalimantan Timur," ujar Andi Harun.
Ia optimistis produk tersebut akan diterima masyarakat karena didukung kualitas air baku yang dimiliki Perumdam Tirta Kencana. Ke depan, pemasaran produk tidak hanya difokuskan di Kalimantan Timur, tetapi juga diperluas ke seluruh wilayah Kalimantan sebelum akhirnya menyasar pasar nasional. "Kita mulai dari Kota Samarinda, kemudian merambat ke seluruh wilayah Kalimantan. Syukur-syukur tahun depan sudah bisa keluar wilayah Kalimantan," katanya.
Andi Harun mengaku turut terlibat dalam penyusunan konsep bisnis, termasuk penentuan identitas merek yang akan diperkenalkan kepada masyarakat. "Ini produksi PDAM sendiri. Sentuhan bisnisnya saya juga terlibat, sehingga sekarang sudah ada hasil yang bisa kita nikmati bersama," tuturnya.
Selain meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kehadiran produk AMDK tersebut diharapkan mampu menambah pendapatan Perumdam Tirta Kencana sebagai BUMD milik Pemkot Samarinda sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Di akhir penyampaiannya, Andi Harun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mempertahankan kualitas sumber daya air di Kota Samarinda.
"Intinya mari kita jaga Samarinda dari aspek lingkungan. Kita peduli dan terus membangun kekompakan. Pemerintah Kota tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan tentu masyarakat," pungkasnya. (BK.Red)






